Main Game PPPSSPP PSP Lebih mantab Jika HP mu Konek Speaker ini Gan

Main Game PPPSSPP PSP Lebih mantab Jika HP mu Konek Speaker ini Gan

Philips memiliki awal yang bagus dengan desain B1. Unit utamanya berkonstruksi kokoh dan mempunyai kisi metal yang cukup cerdas. Philips menyebutnya ‘nano cinema speaker’ dan speaker ini memang ramping dan ringkas, dimensi ideal untuk diletakkan di depan TV, terutama jika ruang rak Anda terbatas.

Tentu Anda tidak bisa mengharapkan bass yang sangat besar dari unit sekecil ini, dan inilah alasan Philips menyediakan subwoofer terpisah. Subwoofer ini ramping dan tidak menyita perhatian, dan terkoneksi ke bar utama secara nirkabel, sehingga Anda dapat memposisikannya di mana saja di dalam ruangan.

Stand dibawakan agar subwoofer tegak ketika diposisikan secara vertikal, tapi kami juga mendaptinya tetap stabil saat didudukkan tanpa stand. Penyampaian kaku Kami terpukau Philips berhasil memuat begitu banyak koneksi pada unit ini. Input HDMI dan optical tersembunyi di belakang bar, bersama soket auxiliary 3,5mm untuk meyambungkan pemutar musik. Bahkan tersedia pula koneksi HDMI ARC (audio return channel) untuk TV.

Display LED sederhana menyala di belakang kisi logam bar utama, dengan huruf-huruf besar mengindikasikan sumber yang dipilih. Lagu-lagu yang tersimpan dalam memory stick bisa dimainkan melalui port USB. Fidelio B1 tidak mendukung musik hi-res, tapi fi le WAV atau MP3 beresolusi standar bisa ditanganinya. Jika Anda memainkan musik melalui Rating B1, Bluetooth akan mengkoneksikan smartphone dengan cepat, dan Anda bisa streaming lagu apapun yang tersimpan di dalam perangkat.

B1 mengantarkan penyebaran suara yang sangat luas untuk ukurannya. Di kedua ujung bar utama terdapat satu driver dan dua driver lagi di antaranya. Philips menggunakan teknologi microbeam untuk menghasilkan busur suara luas, dan surround amplifi er untuk memberi daya pada semua saluran. Untuk ukuran unit sekecil ini, suaranya juga terbilang kencang, dan dibarengi dengan soundstage luas, Anda akan langsung merasa terhanyut dalam film.

Tingkat detailnya cukup bagus, di mana Anda dapat mngikuti dentingan tembakan pada Blu-ray John Wick, merasakan suasana di dalam Continental Hotel yang elegan, dan mengikuti dialog tanpa ekspresi. Tapi di sinilah kabar baiknya berakhir. Tak banyak bobot yang menyertai suara B1, dan sebagai hasilnya, efek suara tidak menyajikan kesan memuaskan atau memiliki kekuatan meyakinkan ketika melintasi layar.

Philips memiliki presentasi yang lemah, dengan kekasaran pada batas midrange yang sulit untuk dihaluskan bahkan setelah dioperasikan beberapa waktu. Vokalnya terdengar kosong dan TV lima bintang kami, Samsung UE55KS9000 lebih andal dalam mengantarkan vokal mantap dan bernuansa yang terdengar alami dan ekspresif.

Layak bertugas Kami mengharapkan adanya lonjakan besar dalam kualitas suara, tapi nyatanya presentasi B1 yang lemah menonjol ketika memainkan fi lm atau mendengarkan musik. Kalau suara TV lebih baik tanpa bantuan, artinya soundbar-nya tidak membantu. Philips Fidelio B1 memikat kami dengan suaranya yang besar, terbuka, dan luas, tapi tak cukup mampu membuat kami terpukau. Kurangnya ketepatan ritme, informasi, dan vokal yang ditangani dengan buruk menandakan harganya sulit dibilang sepadan.